Cerita Tentang Via
Bulan Maret 2011 adalah ulang tahun pertama saya di Oriflame.
Hadiah yang saya dapat luar biasa :)
Posisi Senior Manager dengan penghasilan total mencapai lebih dari Rp. 6.000.000,-
Sebenarnya sejak lama saya sudah mengenal oriflame dan sudah memakai produknya. Tapi Tidak pernah terpikir untuk menjadi konsultan oriflame,
karena tidak pernah tau bisa mendatangkan penghasilan hingga jutaan rupiah.
Suatu hari saya datang ke kantor Oriflame Jogja untuk menukarkan parfum.
Kebetulan hari itu ada acara Leader Club (LC) Meeting.
Karena penasaran, saya masuk ikut LC Meeting
(belakangan baru saya tahu bahwa itu hanya untuk level Manager 12% & up).
Saya seperti disambar petir,
“ternyata bisa dapet jutaan/bulan ya kalo jadi membernya oriflame?”.
Saya banyak tanya sana-sini tentang Oriflame.
Tapi… tidak ada satu orangpun yang menanggapi dengan serius.
Akhirnya saya pulang ke Solo membawa parfum yang telah ditukar
dan segunung kedongkolan karena merasa diremehkan.
Di stasiun Jogja saya bertemu ibu Hanna Susyanti.
Langsung saja saya sapa karena saya ingat beliau hadir saat LC Meeting tadi.
Dari sekian banyak orang yg saya tanyai, hanya Bu Hanna Susyanti saja
yang merespon dengan antusias.
Akhirnya bulan berikutnya saya join Oriflame.
Beliau sungguh merupakan motivator dan mentor saya di Oriflame.
Beliau selalu mengajarkan bagaimana mengelola administrasi keuangan yg baik,
merencanakan target, merancang strategi pencapaian target,
menggembleng saya untuk berani tampil, dan yang terutama
membuat saya kembali bangkit dari keterpurukan sebagai seorang Single Parent.
Ya, saya adalah seorang single parent dari seorang bidadari cantik,
bernama Lili yang sangat saya cintai.
Jatuh bangun berulangkali telah saya alami.
Mulai ditolak orang, dicaci maki downline karena barang lama dateng ataupun stok kosong.
Hujan-hujan harus dateng seminar di luar kota pula, dituduh memakan bonus downline, dll.
Tapi berkat dukungan yang luar biasa dari ibu Hanna Susyanti dan ibu Sustiwati,
saya bisa melalui semuanya itu.
Banyak tawaran untuk pindah ke jalur lain dengan iming-iming
kemudahan mendapat penghasilan lebih banyak..
Tapi ada satu hal yang tidak akan pernah saya lupa dari bu Hanna,
karena HANYA BELIAU SATU-SATUNYA ORANG
YANG TIDAK MEREMEHKAN SAYA DAN TIDAK PERNAH MENILAI
HANYA DARI PENAMPILAN SAJA..
Seandainya hari itu saya tidak bertemu dengan leader saya yang luar biasa,
saya yakin hari ini saya tidak akan bisa merasakan penghasilan jutaan rupiah/bulan, kenyamanan hotel bintang 5 waktu Director Seminar,
lingkungan yang akrab dan saling mendukung, serta yang terutama adalah
keberanian untuk bangkit lagi bahkan berlari untuk lepas dari keterpurukan.
Biar saja saya tidak memiliki apa yang perempuan lain miliki
yaitu suami yang selalu mendukung langkah mereka,
tapi saya memiliki apa yang tidak mereka miliki,
yaitu tekad kuat untuk membahagiakan orang-orang yang saya sayangi
dan dukungan sahabat yang membuat saya memiliki kekuatan
untuk bangkit dari kegagalan.
Masih banyak impian yang ingin saya wujudkan.
Impian itulah yang telah menggerakkan saya
dan akan terus menggerakkan saya menuju tingkat yg lebih tinggi.
Semoga kisah saya ini bisa menginspirasi teman-teman
untuk jangan pernah menyerah, bagaimanapun keadaannya
untuk mewujudkan mimpi-mimpi kita :)
Go Diamond!
